Jumat, 06 Agustus 2010

Menu Khas Bulan Puasa

Dikawasan Ampel, Surabaya Jalan KH Mas Mansyur ada menu khas di bulan ramadhan yakni nasi brauni. Makanan ini merupakan salah satu jenis masakan khas Arab atau Timur Tengah. Kalau di Indonesia, nasi brauni cara membuatnya mirip dengan nasi goreng, namun perbedaannya terletak pada bumbu racikan dan paduan daging sapinya.

Nasi brauni barangkali masih jarang terdengar. Kita lebih akrab dengan nasi kebuli. Baik nasi kebuli maupun nasi brauni adalah makanan khas Timur Tengah. Nasi brauni biasanya menjadi menu khas saat makan sahur atau berbuka puasa. Di negara asalnya, untuk membuat nasi brauni butuh waktu berjam-jam karena harus ditanak. Selain itu biasanya dibuat dalam jumlah besar.

Tetapi di Indonesia membuat nasi brauni lebih sederhana karena seperti membuat nasi goreng. Nasi putih yang ada digoreng dengan minyak goreng khusus dan diberi bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan. Saat digoreng, tidak lupa diberi penyedap beraroma khas Arab. Bumbu yang digunakan yang tentunya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia terdiri dari bawang putih, jahe, merica, laos, cabe merah besar, jinten dan ketumbar.

Nasi brauni bisa disajikan bersama daging sapi, kambing atau ayam sesuai keinginan kita. Untuk daging sapi atau kambing dioven terlebih dahulu sehingga jika digoreng daging terasa empuk dan renyah.

Menurut orang Arab, nasi brauni dipercaya meningkatkan rasa nafsu makan. Bahkan bagi orang sakit akan timbul nafsu makan jika mencium aromanya. Untuk minumnya, jus kurma bisa menjadi pilihan dan jus kurma dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh.

Label: